Postingan

Sassa, Kampung Para Manusia Berdarah “LIMOLA” (bagian I)

Gambar
Sassa, Kampung Para Manusia Berdarah “LIMOLA” (bagian I) Tulisan ini saya tulis sekitar dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha dan sehari setelah mengujungi Timburu Kopi, sebagai wujud cinta untuk Rare To Limola. terkhusus kusembahkan untuk rangaku(dalam bahasa setempat berarti rekan) para perantau yang untuk kesekian kalinya belum sempat menjajaki udara segar setiap lorong kampung.  -Salam Manis Penulis (Pajar) Gambar: Salah satu lorong Dusun Sassa. Apabila berada radius beratus kilometer dan beribu bahkan berjuta kilometer dari kampung halaman maka pulang adalah kata paling syahdu terdengar dan paling ingin dilakukan para Manusia Limola diluar sana. Letaknya berjarak sekitar 7 Kilometer dari jalan poros Trans Sulawesi, dibutuhkan 10 menit atau 20 menit untuk sampai di kampung tersebut tergantung laju mengendarai motor.    Syahdan memasuki kampung kecil berbentuk segiempat ini yang tentunya tidak akan membuat buling(tesesat), pengunjung akan ...

Laporan Bacaan : Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad ke-16 dan 17 (Bagian Pelabuhan)

LAPORAN BACAAN Judul                           : Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad ke-16 dan 17 Penulis                         : Adrian B. Lapian Bagian Ketiga             : Pelabuhan Oleh : Fajar Sidiq Limola Displaying the historical narrative of the archipelago will lead to shipping and commercial activities in the archipelago, this is a history that has a pattern of linkages between one region to another, to connect each of these areas the port plays a very central role as a place of entry and exit of goods. The figure of the Harbormaster also has a role that is no less important, it is undoubtedly the continuity and success of the shipping and commercial process of a port. Key W...

Puisi

Gambar
BAHAGIA UNTUKNYA Berusahanya bersama Lantas ditengah jalan bahagia hanya memihak untuk seorang saja Berdasar pada sejarah Teruslah Berbuatlah Aku yakin kamu lebih kuat, Bahagialah dia biarkan bahagia untuknya Untuk yang mengikhlaskan kuatlah Sukma-mu tidak baik untuk dikau ajak bersalah Karna Tidak dapat memiliki yang menurutmu adalah bagianmu tidak berarti sebagai kiamat kubro-kan Simpan emosi jiwamu Ajaklah kembali bersenang, senandungkan kalimat atau mantra yang memberimu syahdu Banyaklah menempatkan jidat lebarmu di sejadahmu Tuhan maha seadil-adilnya Esa-nya tentang mempekerjakan seluruh yang dikehendakinya Bagaimana karma atau lebih ke takdir bekerja sesuai dengan skenarionya Tidak satupun mampu menolak bala jika sudah ditentukan Kehilanggan yang kemarin memang patut disyukuri, karna yang ingin hilang memang layak dilepaskan bukan. Sudah adil ? Rasa itu bukan material yang bisa diukur, adil tidaknya atau siapakah nanti yang ...

OPINI : BUDAYA DAN GERAKAN LITERASI “SEBUAH TITIK BALIK IPMIL RAYA UNHAS”

Gambar
BUDAYA DAN GERAKAN LITERASI “SEBUAH TITIK BALIK IPMIL RAYA UNHAS” Opini Oleh : Fajar Sidiq Limola MUKADDIMAH IPMIL KONSERVATIF Mendengar Ipmil   yang terlintas langsung dalam pikiran masyarakat umum secara garis besarnya merupakan wadah berkumpulnya mahasiswa Wija To Luwu [1] dimana seluruh mahasiswa   ataupun pelajar yang sedang menuntut ilmu diluar daerah seperti Makassar dan wilayah lainnya, kemudian penilaian yang kurang berkenan adalah lembaga tercinta bagi para pemuda asal tanah luwu sangat sering   bahkan terlalu sering di framing lembaga adu otot, membuat onar, pelaku penyerangan dan semua yang berkaitan dengan konflik kedaerahan. Dewasa kini para pelaksana organ ataupun lembaga harus meninggalkan kisah-kisah konservatif tersebut, budaya berkonflik ini harus dikampanyekan untuk tidak diteruskan lagi apabila terus mempertahankan kondisi demikian maka tidak salah lagi jika lembaga Ipmil nantinya akan terus tertinggal. Penulis percaya sel...